SMP Al Azhar Syifa Budi

Integrated Learning Camp

Pada tanggal diadakan ILC selama 2 hari 1 malam. Kegiatan ILC kali ini bertema tentang kewirausahaan. Kegiatan ILC ini sangata seru. ILC dimulai pada hari Jumat. Pada pagi hari,kami sekelas membawa banyak barang untuk kebutuhan ILC. Kami membawa perlengkapan pribadi dan perlengkapan regu. Dari pagi sampai siang,kami diajarkan tentang kewirausahaan. Ketika itu waktu siang hari, setiap regu pramuka harus membuat tenda untuk regunya masing masing. Aku termasuk anggota regu Mawar. Regu Mawar lebih dulu selesai membuat tenda daripada regu Garuda. Setelah regu Mawar selesai membuat tenda, kami berfoto foto dan bersantai santai di dalam tenda. Tidak lama kemudian, hujan turun. Sementara ,regu Garuda belum selesai membuat tenda. Setelah hujan mulai reda, regu Garuda mulai melanjutkan membuat tendanya.


Setelah semua regu selesai membuat tenda, kami makan siang dan kami disuruh berkumpul di lapangan untuk melaksanakan perintah dari Pak Ridwan. Pertama kami harus melewati halang rintang, kedua kami harus membuat lampu lava, ketiga kami harus berjalan sampai Indomaret belakang dan mewawancarai para pedagang yang ada disana. Karena kami kehausan dan kelelahan, maka kami semua membeli minuman dan tanpa sengaja kami membeli minuman yang sama. Setelah rasa lelah itu hilang, kami melanjutkan perjalanan. Kami harus kembali ke sekolah,namun ada satu hal lagi yang harus kita lakukan, yaitu membuat kerajinan tangan dari botol bekas. Kami diajarkan cara membuat kotak pensil dari botol bekas. Dalam kegiatan ini, kami diajari cara menjahit. Setelah semua kerajinan telah jadi, kami kembali ke sekolah dan langsung mandi. Uuhhh... segar sekali rasanya, setelah melakukan kegiatan-kegiatan yang cukup melelahkan dan berpanas- panasan selama seharian, kami mandi. Di toilet girls, teman teman ku sangat ribet. Aku dan teman teman agak lama ketika mandi. Lalu setelah mandi, kami shalat Ashar dan dilanjut shalat Maghrib.

 

Pukul 19.00 kami makan. Nikmat sekali rasanya makan malam bersama teman teman. Ini adalah momen yang sangat aku sukai. Setelah kami menghabiskan makan malam, kami semua langsung bermain hp dan karena kami terlalu sibuk dengan hp, maka hp kami disita. Lalu kami dibagi menjadi 2 kelompok. Kali ini ada lomba memasak. Kami diperintahkan untuk membuat roti goreng isi sosis dan mengkreasinya sebagus mungkin. Kami membuat begitu banyak roti goreng dan kami harus menghabiskannya. Sambil menghabiskan roti goreng, regu Mawar latihan menyanyi untuk penampilan. Kami menyanyikan lagu “Bunda. Kami menyanyi disertai rasa kantuk. Setelah itu, kami disuruh tidur. Sebelum tidur, Pak Ridwan memberitahu tanda tanda pluit. Awalnya aku dan teman reguku hampir tertidur, namun karena regu garuda berisik, maka kami merasa terganggu. Ketika hendak tidur, salah satu temanku sesak nafas. Penyakit asma nya kambuh. Beberapa teman ku membantunya dan akhirnya ia bisa kembali tidur. Baru saja ia mau tidur, namun suara pluit telah berbunyi dan kami harus berkumpul kearah suara pluit itu berasal. Kami berjalan membawa slayer dengan rasa kantuk yang amat sangat.


Bu Laila pun mulai menerangkan tentang jurit malam kali ini. Kami harus menutup mata kami dengan slayer dan kami harus mengikuti perintah dari sang guru. Selama perjalan kami tidak boleh membuka mata kita dan kita juga harus berpegangan erat dengan teman yang ada di depan kita. Apabila kita terlepas dari pegangan tersebut, maka kita akan ditinggal dan kita tak akan dijemput oleh guru .Para guru mengatakan bahwa kami aka diajak ke kuburan belakang sekolah. Para guru terus menerus menakuti kami. Selama perjalanan, seperti ada yang menghembuskan nafas ke dekatku dan seperti nya juga ada dedaunan yang menggelitiki tubuhku. Aku  dan teman teman ku berteriak ketakutan dan berpegangan sangat erat.ditengah berjalanan, aku merasa ada yang menarik ku dengan sangat kuat. Aku takut diriku terlepas dari pegangan teman teman. Namun , aku bisa menghadapi hal itu. Tiba tiba, Pak Teguh berkata “lompat!!!! Ada kuburan tua!! Kuburan ga boleh diinjek!! Kalo disini harus bilang permisi, permisi,maaf gak ganggu akhirnya kami pun mengikuti apa yang dikatakan Pak Teguh. Para guru akan meniggalkan kami selama beberapa menit. Ketika ditinggal itu, kami merasakan bahwa seperti diganggu oleh setan setan yang ada disana. Setelah itu, kami para guru kembali dan mengajak kami ke lapangan kembali. Ketika perjalan kembali ke lapangan, sandal teman ku copot. Setelah di lapangan,para guru menghitung jumlah siswa yang ada. Namun hanya ada 13. Kami bingung dan heran akan apa yang terjadi. Akhirnya kami menghitung ulang, namun masih berjumlah 13 orang. Kami merasa bahwa Irlan tidak ada dalam barisan. Setelah kami hitung kembali, akhirnya semua murid sudah lengkap kembali.


Setelah acara Jurit Malam, kami diperintahkan untuk mengambil lambang TKU di dekat ring basket, lapangan bawah. Kami kesana harus sendirian tanpa membawa alat penerang. Sedangkan, di lapangan bawah tidak ada lampu. Aku mendapat giliran untuk mengambil lambang TKU hampir terakhir. Ketika aku berjalan menuju lapangan bawah, perasaanku biasa saja. Namun, ketika aku tiba di lapangan bawah, aku agak takut dan aku bingung dimana letak lambang TKU itu. Aku muter muter mencari lambang TKU itu. Akhirnya aku menemukan lambang TKU itu diatas batu besar. Ketika aku hendak mengambil lambang TKU tersebut, tiba- tiba tutup tong sampah di dekatku jatuh,aku pun kaget dan teriak sambil lari.


Setelah semua siswa telah mendapatkan lambang TKU tersebut, kami semua diajak ke ruang perpustakaan. Sesampainya disana, lampu di ruangan tersebut dimatikan. Pak Heri pun mulai bercerita tentang iman kita dan tentang ibu. Banyak dari kami menangis mendengar cerita Pak Heri. Jarum jam menunjuk pukul 00.30 , kami semua harus tidur dan pagi hari harus pulang. Semuanya masuk ke tendanya masing-masing. Pukul 04.30 , kami semua terbangun karena banyak nyamuk. Padahal guru kami belum memerintahkan untuk bangun. Bahkan guru-guru kami pun belum bangun. Aku dan teman-temanku bercerita tentang setan. Setelah puas bercerita tentang setan, kami ingin mencoba tidur di tenda lain. Kami sempat tertidur sebentar, lalu kami diusir L. Setelah mendengar adzan Shubuh, kami pun bergegas untuk wudhu. Kami semua shalat shubuh di perpustakaan. Setelah shalat shubuh, kami pun tertidur di sana. Pukul 07.00 kami bangun dan berolahraga. Setelah itu kami mandi dan sarapan. Sebelum pulang,kami apel terlebih dahulu. Lalu kami pulang dengan rasa lelah namun bahagia J


Created by: Irene (Siswa Kelas 7)